Sabtu, 05 Juli 2014

MAKALAH PENGENALAN DELPHI

PENGENALAN
PROGRAM DELPHI

MAKALAH
Disusun untuk memenuhi Tugas Mata Kuliah
DELPHI

Disusun Oleh:

CANDRA WAHYULIANTO
NPM:13356013
TIK K31/13


524847_107797536092127_2056222454_n.jpg

POLITEKNIK
PPKP YOGYAKARTA
2014

FORM PENILAIAN TUGAS

Semester          : Ganjil / Genap           Tahun Akademik : .......................
Mata Kuliah    : ........................................................................................
Dosen              : ........................................................................................
Kelas               : ........................................................................................

NO

NPM

NAMA MAHASISWA
TANDA TANGAN MAHASISWA
NILAI ANGKA
1
13356013
Candra Wahyulianto



Telah diperiksa dan dinilai di : Yogyakarta
Pada tanggal                           : ............................
Dosen Mata Kuliah,





(Ahmad chusyairi S.Kom)






KATA PENGANTAR

Puji dan Syukur kami panjatkan ke Hadirat Allah SWT, karena berkat limpahan Rahmat dan Karunia-nya sehingga kami dapat menyusun makalah ini dengan baik dan tepat pada waktunya. Dalam makalah ini kami membahas mengenai PENGENALAN PROGRAM DELPHI.

Makalah ini dibuat atas bantuan dari  berbagai pihak untuk membantu menyelesaikan tantangan dan hambatan selama mengerjakan makalah ini. Oleh karena itu, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini. 

Kami menyadari bahwa masih banyak kekurangan yang mendasar pada makalah ini. Oleh karena itu kami mengundang pembaca untuk memberikan saran serta kritik yang dapat membangun kami. Kritik konstruktif dari pembaca sangat kami harapkan untuk penyempurnaan makalah selanjutnya. 

Akhir kata semoga makalah ini dapat memberikan manfaat bagi kita sekalian. 



Yogyakarta, April 2014 










DAFTAR ISI
Halaman Cover....................................................................................................................   i
Form Penilaian Tugas..........................................................................................................   ii
Kata Pengantar....................................................................................................................   iii
Daftar Isi.............................................................................................................................   iv
Daftar Gambar.....................................................................................................................   v
Daftar Pustaka..................................................................................................................... vi
BAB I PENDAHULUAN..................................................................................................   1
A). Latar Belakang..............................................................................................................   1
B). Rumusan Masalah..........................................................................................................   1
BAB II PEMBAHASAN...................................................................................................   2
A). Pengertian Delphi..........................................................................................................   2
B). OOP (Object Oriented Programming)...........................................................................   4
C). Delphi dan OOP (Object Oriented Programming)........................................................   5
D). Ide Delphi.....................................................................................................................   6
BAB III PENUTUP............................................................................................................   19















DAFTAR GAMBAR

Gambar 1 Jendela Utama Delphi.........................................................................................   7
Gambar 2 Jendela Object  Tree View..................................................................................   7
Gambar 3 Jendela Inspector    (properties)..........................................................................   8
Gambar 4 Jendela Events pada Object Inspector................................................................   9
Gambar 5 Jendela Form Designer Editor............................................................................   10
Gambar 6 Jendela Komponen Pallete..................................................................................   10
Gambar 7 Jendela Code Editor...........................................................................................   12
Gambar 8 Jendela Code Explorer........................................................................................   12
Gambar 9 Jendela Code Diagram........................................................................................   13
Gambar 10 Contoh Hasil Program......................................................................................   17



















DAFTAR PUSTAKA


















BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Delphi adalah salah satu bahasa pemrograman berbasis visual yang digunakan untuk membuat program aplikasi pada komputer (seperti Visual basic). Bahasa pemrograman yang digunakan oleh Delphi sebenarnya merupakan turunan dari bahasa pemrograman pascal, yang dahulu pada Delphi dikenal sebagai objek pascal. Bagi Anda yang telah mengenal bahasa pemrograman pascal, maka mungkin Anda tidak akan terlalu kesulitan dalam mempelajari Delphi.
Delphi relatif lebih mudah dipahami dibandingkan dengan bahasa pemrograman lainnya, disamping itu banyak referensi terutama dalam bentuk buku yang membahas tentang bahasa pemrograman ini. Delphi telah terbukti mampu menghasilkan software-software yang berkualitas, baik yang berskala besar maupun kecil, teknologi yang digunakan pada Delphi pun cukup uptodate.
Sampai saat ini, Borland sebagai perusahaan pembuat Delphi, terus menyempurnakan Delphi mengikuti perkembangan teknologi yang begitu pesat. Hal ini menjadikan Delphi sebagai salah satu pilihan utama yang cukup banyak digunakan oleh para programmer di Indonesia khususnya, sebagai tools dalam proyek pengembangan software.
Versi dari Delphi yang digunakan sebagai acuan dari DFN ini adalah Borland Delphi Versi 7, namun meskipun demikian Anda bisa menggunakan Delphi versi lainnya, karena relatif hampir sama. Delphi 7 merupakan versi yang cukup stabil bila digunakan di Windows 98, 2000, XP, bahkan Vista dibandingkan dengan Delphi Versi lainnya.

B.     Rumusan Masalah
1.    Apa pengertian Delphi?
2.    Apa kegunaan Delphi?
3.    Apa keunggulan dan kekurangan Delphi?



BAB II
PEMBAHASAN

  1. Pengertian Delphi
Delphi  adalah suatu bahasa pemograman (development language) yang digunakan untk merancang suatu aplikasi program. Merupakan suatu bahasa pemrograman yang menggunakan visualisasi sama seperti bahasa pemrograman Visual Basic (VB). Namun Delphi menggunakan bahasa yang hampir sama dengan pascal (sering disebut objeck pascal), sehingga lebih mudah untuk digunakan. Bahasa pemrograman Delphi dikembangkan oleh CodeGear sebagai divisi pengembangan perangkat lunak milik embarcadero. Divisi tersebut awalnya milik borland, sehingga bahasa ini memiliki versi Borland Delphi.
 Delphi juga menggunakan konsep yang berorientasi objek (OOP), maksudnya pemrograman dengan membantu sebuah aplikasi yang mendekati keadaan dunia yang sesungguhnya. Hal itu bisa dilakukan dengan cara mendesign objek untuk menyelesaikan masalah. OOP ini memiliki beberapa unsur yaitu ; Encapsulation ( pemodelan ), Inheritance (Penurunan), Polymorphism (Polimorfisme).
Awalnya bahasa pemrograman delphi hanya dapat digunakan di Microsoft Windows, namun saat ini telah dikembangkan sehingga dapat digunakan juga di Linux dan di Microsoft.NET. Dengan menggunakan free pascal yang merupakan proyek OpenSource, bahasa pemrograman ini dapat membuat program di sistem operasi Mac OS X dan Windows CE.
Umumnya delphi hanya digunakan untuk pengembangan aplikasi dekstop, enterprise berbasis database dan program - program kecil . Namun karena pengembangan delphi yang semakin pesat dan bersifat general purpose bahasa pemrograman ini mampu digunakan untuk berbagai jenis pengembangan software. Dan Delphi juga disebut sebagai pelopor perkembangan RadTool (Rapid Apllication Development) tahun 1995. Sehinnga banyak orang yang mulai mengenal dan menyukai bahasa pemrograman yang bersifat VCL (Visual Component Library) ini.

a.  Kegunaan Delphi
       1. untuk membuat aplikasi windows
       2. Untuk merancang aplikasi program berbasis grafis
       3. Untuk membuat program berbasis jaringan (client/server)
       4. Untuk merancang program  .Net (berbasis internet)

b. Keunggulan Delphi
1.  IDE (Integrated Development Environment) atau lingkungan  pengembangan  aplikasi sendiri adalah satu dari beberapa keunggulan delphi, didalamnya terdapat menu – menu yang memudahkan kita untuk membuat suatu proyek program.
2. Proses Kompilasi cepat, pada saat aplikasi yang kita buat dijalankan pada Delphi, maka secara otomatis akan dibaca sebagai sebuah program, tanpa dijalankan terpisah.
3. Mudah digunakan, source kode delphi yang merupakan turunan dari pascal, sehingga tidak diperlukan suatu penyesuain lagi.
4. Bersifat multi purphase, artinya bahasa pemograman Delphi dapat digunakan untuk mengembangkan berbagai keperluan pengembangan aplikasi.

c.  Kekurangan Delphi
1. Partial single vendor lock-in (Borland dapat menetapkan standar bahasa, kompatibilitas yang harus mengikutinya).
2. Akses pada platform dan library pihak ketiga membutuhkan file-file header yang diterjemahkan ke dalam bahasa pascal.
3. Dokumentasi atas platform dan teknik-teknik yang menyertainya sulit ditemukan dalam bahasa pascal (contoh akses COM dan Win32).
d. Sejarah Borland Delphi
1.  Delphi versi 1 (berjalan pada windows 3.1 atau windows 16 bit).
2.  Delphi versi 2 (Berjalan pada windows 95 atau delphi 32 bit).
3.  Delphi versi 3 (berjalan pada  windows 95 keatas dengan tambahan fitur internet atau web).
4.  Perkembangan selanjutnya diikuti dengan Delphi versi 4, 5  dan 6.
5. Versi terkini dari delphi adalah versi 7 dengan tambahan fitur .net  dengan  tambahan file   XML.





  1. OOP (Object Oriented Programming) 
OOP adalah metode pemograman dengan membentuk sebuah aplikasi yang mendekati keadaan dunia yang sesungguhnya. Hal itu bisa dilakukan dengan cara mendisain object untuk menyelesaikan masalah.
a.    Tiga unsur OOP
  1. Encapsulation atau pemodelan
     Encapsulation adalah konsep penggabungan data dengan operator. Dalam konsep pemodelan data dan operasi menjadi satu kesatuan yang disebut object. Encapsulation juga disebut dengan penyembunyian informasi (information hiding)

Contoh = ketika kita menyalakan sebuah TV kita tidak tahu apa yang terjadi dengan proses dan percakapan antar alat yang berhubungan dengan TV tersebut sehingga mampu menampilkan sebuah gambar.
Atau     =  ketika  melakukan klik pada subuah object dalam suatu aplikasi program kita tidak tahu apa yang dilakukan program sehingga ditampilkan hasil yang sesuai.
           
     Catatan = dari dua contoh kasus tersebut terdapat kesamaan proses mengenai information hiding yang tidak diketahui oleh user sampai hasil ditampilkan.
  1. Inheritance atau penurunan
Inherintance  adalah sebuah object yang dapat diturunkan menjadi object yang baru dengan tidak menghilangkan sifat asli dari object tersebut.

Contoh =TV merupakan salah satu media elektronik yang dgunakan untuk menampilkan gambar dengan tujuan untuk memberikan informasi kepada konsumen. Secara umum TV memunyai cara kerja yang sama dengan media elektronik yang lain dlam proses penyampaian informasi, tetapi mempunyai sifat yang unik yang dapat membedakan dengan media electronik yang ada.
Atau      =          Dalam aplikasi program kita sering menggunakan command button, untuk beberapa perintah yang berbeda.



  1. Polymorphism atau Polimorfisme              
Polymorphism merupakan penggunaan berbagai macam object yang berbeda tetapi secara fungsi bergantung pada satu object sebagai induk, dengan cara pelaksanaan  yang berbeda – beda.

Contoh = TV dan radio adalah media electronik yang mempunyai sistem  yang sama tentang bagaimana meyebarkan suatu informasi, tetapi cara kerja dari masing – masing sistem pasti berbeda.

Atau      = Object Simpan dan Update adalah icon yang berasal dari induk yang sama yaitu , command button tetapi cara kerja tersebut berbeda – beda.


  1. Delphi dan OOP  (Object Oriented Programming)
Secara default ketika kita merancang suatu aplikasi program, mau tidak mua dan tanpa kita sadari bahwa kita telah menerapkan OOP, walupun secara teori kita kurang memahami OOP dalam arti yang sebenarnya.
Contoh sederhananya  adalah ketika kita merancang suatu form  (Tform1) baru, sadar atau tidak sebenarnya form yang kita aktifkan merupakan turunan dari Tform sebagai induknya atau ketika kita mengaktikan button pada form merupakan turunan dari tbutton.
Atau
Contoh dalam bahasa program adalah sebagai berikut = ketika merancang suatu label di form secara otomatis delphi akan menuliskan label tersebut dalam jendela code editor tentang turunan dari label tersebut.
Type
        Tform = class(tform)
                 Label1 = tlabel
        End;





  1. Ide Delphi
Sebelum menginstal Software Borland Delphi 7 pada computer, yang harus diperhatikan dahulu adalah kebutuhan minimal system computer untuk bisa diinstall software ini :
Processor Intel Pentium 166 MHz atau yang lebih tinggi namun disarankan minimal P2 400 MHz, penggunaan processor selain Intel juga bisa asalkan dengan kemampuan setara.
Sistem Operasi Windows 98, 2000, XP
Space harddisk yang dibutuhkan untuk full install adalah 475 MB (Enterprise Edition)
RAM 256 MB
CD-ROM Drive
VGA atau resolusi monitor yang tinggi
Mouse atau alat penunjuk digital lainnya
Kalau sudah maka kita jalankan file Install.exe pada CD Distribusi Borland Delphi 7.
a.      langkah – langkah mengaktifkan Delphi
IDE (Integrated Development Environment) yaitu sebuah lingkungan pengembangan yang terintegrasi, istilah IDE popular untuk menyebut software-software bahasa pemrograman dimana proses pengembangan programmnya mulai dari koding, designing dan debugging dilakukan pada satu framework atau pada satu aplikasi yang terintegrasi.
Delphi memiliki lingkungan pengembangan yang terpadu atau IDE (Integrated Development Environment), artinya untuk membuat sebuah program mulai dari perancangan desainnya hingga kompilasi programnya, kita cukup menggunakan satu interface Delphi.
Untuk menjalankan IDE Delphi, melalui :
a. Klik start
b. pilih  program Files
c. pilih  Borland Delphi
d. pilih dan klik  Delphi 7
Maka akan muncul tampilan IDE Delphi seperti pada Gambar dibawah ini. IDE Delphi tersebut terbagi menjadi tujuh bagian utama, yaitu : Menubar, Toolbar, Component Palette, Form Designer, Code Explorer, Object Treeview dan Object Inspector





b.      Jendela Utama Delphi














Gambar 1 Jendela Utama Delphi

c.       Bagian – bagian dari Jendela Delphi

1.      Object Tree View
Merupakan sebuah diagram pohon yang menggambarkan hubungan logis menghubungkan semua komponen yang terdapat dalam suatu proyek program. Komponen tersebut meliputi form, modul atau frame. Fungsinya digunakan untuk menampilkan seluruh daftar komponen program dalm sebuah aplikasi program sesuai dengan penempatnnya.







Gambar 2 Jendela Object  Tree View

2.      Object Inspector
Merupakan jendela yang digunakan utnuk mengatur tampilan komponen pada form, misal bagaimana mengubah tulisan button pada command button menjadi Simpan, atau menghapus tulisan pada label dan mengganti nama menjadi Nama Mahasiswa atau memberikan perintah tertentu pada sebuah komponen sehingga ada interaksi ketika program dijalankan.

Secara Umum Object Inspector terbagi menadi 2, yaitu =
a.    Properties
Digunakan untuk mengatur tampilan pada sebuah komponen baik itu meliputi penggantian nama, warna, jenis huruf, border dan lain –lain.












Gambar 3 Jendela Inspector    (properties)
      













b.   Events
Merupakan jendela properties yang digunakan untuk memberikan fungsi yang lebih detail dari fungsi sebenarnya. Misalnya ketika tombol Simpan di klik maka program akan menjalankan perintah penyimpanan data. Dari kalimat tersebut ada event clik untuk mengeksekusi sebuah tombol simpan. Perintah event clik tersebut dapat diberikan melalui jendela events.











         
Gambar 4 Jendela Events pada Object Inspector

Text Box: Tips: Apabila Anda tidak melihat OBJECT INSPECTOR, atau tiba-tiba OBJECT INSPECTORNYA hilang, jangan panik. Untuk menampilkannya kembali caranya Anda tekan F11 atau klik menu VIEW > OBJECT INSPECTOR









3.       Form Designer
Merupakan tempat yang digunakan untuk merancang semua aplikasi program yang diambil dari komponen pallete.



 

      





Text Box: Gambar 5 Jendela Form Designer Editor


4.      Component Pallete
Merupakan  kumpulan icon yang digunakan untuk merancang suatu aplikasi pada  untuk membentuk sebuah aplikasi user interface.
Dalam komponen pallete semua icon dikelompokan dalam berbagai komponen sesuai dengan fungsi dan kegunaannya.


Gambar 6 Jendela Komponen Pallete



No
Icon
Name
Fungsi
1
Pointer
Mengembalikan fungsi mouse ke defaultnya
2
Frame
Membentuk suatu frame terhadap obyek yang ada didalamnya
3
Main menu
Membuat menu Utama
4
Popup Menus

5
Label
Hanya untuk menampilkan Teks
6
Edit
Untuk menampilkan  dan input data (1 baris)
7
Memo
Sama seperti edit tetapi mempunyai kapasitas lebih besar (lebih dari 1 baris)
8
Button
Digunakan untuk melakukan eksekusi terhadap suatu proses
9
Checkbox
Digunakan untuk menentukan pilihan lebih dari satu
10
Radio Button
Digunakan untuk menentukan pilhan, tetapi hanya satu pilhan yang bisa digunakan
11
List Box
Menmpilkan pilihan dalam bentuk list
12
Combo Box
Menampilkan pilihan dalam bentuk popup
13
Scroll Bar
Merupakan icon yang berupa baris status
14
Group Box
Digunakan untuk mengelompokan suatu icon
15
Radio Group
Digunakan untuk mengelompokan pilihan




































5.      Code Editor
Bagian dari delphi yang digunakan untuk menuliskan kode program. Pada bagian code editor terdapat  3 bagian utama yaitu = bagian paling kiri yang berisi berupa angka menunjukan baris dan kolom. Keterangan modified menunjukan bahwa telah terjadi modifikasi terhapap baris program. Dan paling kanan menunjukan status keyboard tentang tombol insert atau over write.












Text Box: Gambar 7 Jendela Code Editor



6.      Code Explorer
Jendela yang digunakan untuk menampilkan seluruh variabel, type, dan rountine yang didefinisikan pada sebuah unit.
                             


       Gambar 8 Jendela Code Explorer




7.      Code Diagram
Merupakan fasilitas pada delphi yang digunakan untuk mendesain sebuah diagram atas komponen – komponen yang digunakan dalam seatu rancangan aplikasi.














Gambar 9 Jendela Code Diagram

d.       Projek Delphi
1.      File Project
File ini disimpan dengan  ber-ekstenion .dpr. File ini berisi informasi  mengenai seluruh proyek program.
Berikut ini adalah salah satu contoh bentuk isi file project:
Line Callout 3: nama project
 


Line Callout 3: File unitprogram Project1;
uses
  Forms,
  Unit1 in 'Unit1.pas' {Form1};
{$R *.RES}
begin
  Application.Initialize;
  Application.CreateForm(TForm1, Form1);
  Application.Run;
end.

Sepertinya secara sekilas strukturnya mirip dengan Pascal?? Lha iya emang mirip Pascal, karena basic dari bahasa Delphi adalah Pascal. Perintah Unit1 in 'Unit1.pas' {Form1}; bermakna bahwa dalam PROJECT1 terdapat satu buah form dengan nama formnya adalah FORM1. Dalam FORM1 memiliki file unit dengan nama UNIT1.PAS. Perintah yang sama akan muncul kembali apabila terdapat form dan unit yang lebih dari satu pada PROJECT1.

Text Box: Tips: Jangan coba-coba untuk utak-atik atau mengubah file ini, karena apabila Anda tidak memahami maksudnya, bisa rusak projectnya.





2.      File Unit
File ini merupakan  kumpulan dari barisan kode program yang terdapat di jendela code editor, baik itu yang dituliskan oleh progremmer maupun oleh system. Extention file ini adalah . pas
File Unit dibagi menjadi 2
a.         Bagian Interface
Barisan ini dimulai dari kata Interface (setelah nama unit), berisi seluruh deklarasi variabel, tipe data object maupun deklarasi tambahan.

b.         Bagian Implementation
Dimulai dari kata kunci implementation  dan diakhiri dengan kata end. Fungsi digunakan untuk menuliskan kode program sebagai bagain dari interaksi antar komponen ataupun dengan user.

Berikut ini adalah salah satu contoh isi dari file unit:
unit Unit1;
interface
uses
Windows, Messages, SysUtils, Classes, Graphics, Controls,
Forms, Dialogs;

type
  TForm1 = class(TForm)
    Button1: TButton;
    procedure Button1Click(Sender: TObject);
  private
    { Private declarations }
  public
    { Public declarations }
  end;

var
  Form1: TForm1;

implementation

{$R *.DFM}

<----- tempat menuliskan event-event -------->

end.

Text Box: Tips: Seperti halnya file project, hindari pengubahan atau penghapusan bagian dari isi file unit di atas kecuali bagian program untuk eventnya.


3.      File Form
Berisi tentang seluruh informasi yang ada kaitannya dengan form yang dibuat, meliputi tinggi, lebar, pososi form atau tentang komponen didalmnya. Penggunaan file ini tidak dianjurkan karena untu pengaturan sudah disediakan object inspector  sebagai media pengaturan semua komponen.


Berikut ini adalah contoh isi file *.dfm
object Form1: TForm1
  Left = 192
  Top = 107
  Width = 544
  Height = 375
  Caption = 'Form1'
  Color = clBtnFace
  Font.Charset = DEFAULT_CHARSET
  Font.Color = clWindowText
  Font.Height = -11
  Font.Name = 'MS Sans Serif'
  Font.Style = []
  OldCreateOrder = False
  PixelsPerInch = 96
  TextHeight = 13

  object Button1: TButton
    Left = 120
    Top = 16
    Width = 75
    Height = 25
    Caption = 'Button1'
    TabOrder = 0
    OnClick = Button1Click
  end
end

File tersebut menginformasikan tentang properti yang dimiliki oleh suatu file unit atau suatu form. Dalam file di atas tampak bahwa terdapat 2 buah obyek dalam suatu form/unitm yaitu obyek form itu sendiri dan obyek yang kedua adalah tombol (button).

Contoh Program :
1.a. Design form                                                  b. Form Setelah di Run

Gambar 10 Contoh Hasil Program

  1. Design Properties
Object
Name
Caption
Label 1
Label 1
-
Label 2
Label 2
-
Label 3
Lnama
-
Label 4
Lalamat
-
Button1
Btampil
&Tampil
Button2
Bbersih
&Bersih
Button3
Bclose
&Close
Form 1
Form1
Salam Kenal


  1. Listing Program
unit COBA;

interface

uses
  Windows, Messages, SysUtils, Variants, Classes, Graphics, Controls, Forms,
  Dialogs, StdCtrls;

type
  TForm1 = class(TForm)
    GroupBox1: TGroupBox;
    Label1: TLabel;
    lnama: TLabel;
    Label3: TLabel;
    lalmt: TLabel;
    Label5: TLabel;
    eumur: TEdit;
    btampil: TButton;
    bbersih: TButton;
    bclose: TButton;
    Label2: TLabel;
    procedure btampilClick(Sender: TObject);
    procedure FormCreate(Sender: TObject);
    procedure bbersihClick(Sender: TObject);
    procedure bcloseClick(Sender: TObject);
  private
    { Private declarations }
  public
    { Public declarations }
  end;

var
  Form1: TForm1;

implementation

{$R *.dfm}

procedure TForm1.btampilClick(Sender: TObject);
begin
lnama.Caption :='Uzumaki Naruto';
lalmt.Caption :='Jl.Konoha no 30';
eumur.Text :='12';
end;

procedure TForm1.FormCreate(Sender: TObject);
begin
label1.Caption :='Nama Saya';
label3.caption:='Alamat';
label5.Caption :='Umur';
end;

procedure TForm1.bbersihClick(Sender: TObject);
begin
lnama.Caption :='';
lalmt.Caption :='';
eumur.Text :='';
end;

procedure TForm1.bcloseClick(Sender: TObject);
begin
close;
end;

end.


















BAB III
PENUTUP

Dari Uraian pengenalan Program Delphi di atas penulis dapat mengambil kesimpulan bahwa program Delphi adalah sebuah IDE Compiler untuk bahasa pemrograman Pascal dan lingkungan pengembangan perangkat lunak yang digunakan untuk merancang suatu aplikasi program. Seperti untuk membuat aplikasi windows, Untuk merancang aplikasi program berbasis grafis, Untuk membuat program berbasis jaringan (client/server), Untuk merancang program  .Net (berbasis internet). Dengan keunggulan yaitu mempunyai menu yang mudah digunakan, proses kompilasi cepat dan multi purphase. Selain itu kekurangannya meliputi Partial single vendor lock-in (Borland dapat menetapkan standar bahasa, kompatibilitas yang harus mengikutinya), Akses pada platform dan library pihak ketiga membutuhkan file-file header yang diterjemahkan ke dalam bahasa pascal,serta dokumentasi atas platform dan teknik-teknik yang menyertainya sulit ditemukan dalam bahasa pascal (contoh akses COM dan Win32).




















3 komentar: