PENGENALAN
PROGRAM DELPHI
MAKALAH
Disusun untuk memenuhi Tugas Mata Kuliah
DELPHI
Disusun Oleh:
CANDRA
WAHYULIANTO
NPM:13356013
TIK K31/13
POLITEKNIK
PPKP YOGYAKARTA
2014
FORM PENILAIAN
TUGAS
Semester :
Ganjil / Genap Tahun Akademik :
.......................
Mata Kuliah :
........................................................................................
Dosen :
........................................................................................
Kelas :
........................................................................................
|
NO
|
NPM
|
NAMA MAHASISWA
|
TANDA TANGAN MAHASISWA
|
NILAI ANGKA
|
|
1
|
13356013
|
Candra Wahyulianto
|
|
|
Telah diperiksa dan dinilai di : Yogyakarta
Pada tanggal :
............................
Dosen Mata Kuliah,
(Ahmad chusyairi
S.Kom)
KATA PENGANTAR
Puji dan Syukur kami panjatkan ke Hadirat Allah SWT, karena
berkat limpahan Rahmat dan Karunia-nya sehingga kami dapat menyusun makalah ini
dengan baik dan tepat pada waktunya. Dalam makalah ini kami membahas mengenai PENGENALAN
PROGRAM DELPHI.
Makalah ini dibuat atas bantuan dari berbagai pihak untuk membantu menyelesaikan
tantangan dan hambatan selama mengerjakan makalah ini. Oleh karena itu, kami
mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah
membantu dalam penyusunan makalah ini.
Kami menyadari bahwa masih banyak kekurangan yang mendasar
pada makalah ini. Oleh karena itu kami mengundang pembaca untuk memberikan
saran serta kritik yang dapat membangun kami. Kritik konstruktif dari pembaca
sangat kami harapkan untuk penyempurnaan makalah selanjutnya.
Akhir kata semoga makalah ini dapat memberikan manfaat bagi
kita sekalian.
Yogyakarta,
April 2014
DAFTAR
ISI
Halaman Cover.................................................................................................................... i
Form Penilaian Tugas.......................................................................................................... ii
Kata Pengantar.................................................................................................................... iii
Daftar Isi............................................................................................................................. iv
Daftar Gambar..................................................................................................................... v
Daftar Pustaka.....................................................................................................................
vi
BAB I PENDAHULUAN.................................................................................................. 1
A).
Latar Belakang.............................................................................................................. 1
B).
Rumusan Masalah.......................................................................................................... 1
BAB
II PEMBAHASAN................................................................................................... 2
A).
Pengertian Delphi.......................................................................................................... 2
B).
OOP (Object Oriented Programming)........................................................................... 4
C).
Delphi dan OOP (Object Oriented Programming)........................................................ 5
D).
Ide Delphi..................................................................................................................... 6
BAB
III PENUTUP............................................................................................................ 19
DAFTAR
GAMBAR
Gambar 1 Jendela Utama
Delphi......................................................................................... 7
Gambar 2 Jendela
Object Tree View.................................................................................. 7
Gambar 3 Jendela
Inspector (properties).......................................................................... 8
Gambar 4 Jendela Events
pada Object Inspector................................................................ 9
Gambar 5 Jendela Form
Designer Editor............................................................................ 10
Gambar 6 Jendela
Komponen Pallete.................................................................................. 10
Gambar 7 Jendela Code
Editor........................................................................................... 12
Gambar 8 Jendela Code
Explorer........................................................................................ 12
Gambar 9 Jendela Code
Diagram........................................................................................ 13
Gambar 10 Contoh Hasil
Program...................................................................................... 17
DAFTAR PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang
Delphi
adalah salah satu bahasa pemrograman berbasis visual yang digunakan untuk
membuat program aplikasi pada komputer (seperti Visual basic). Bahasa
pemrograman yang digunakan oleh Delphi sebenarnya merupakan turunan dari bahasa
pemrograman pascal, yang dahulu pada Delphi dikenal sebagai objek pascal. Bagi
Anda yang telah mengenal bahasa pemrograman pascal, maka mungkin Anda tidak
akan terlalu kesulitan dalam mempelajari Delphi.
Delphi
relatif lebih mudah dipahami dibandingkan dengan bahasa pemrograman lainnya,
disamping itu banyak referensi terutama dalam bentuk buku yang membahas tentang
bahasa pemrograman ini. Delphi telah terbukti mampu menghasilkan
software-software yang berkualitas, baik yang berskala besar maupun kecil,
teknologi yang digunakan pada Delphi pun cukup uptodate.
Sampai
saat ini, Borland sebagai perusahaan pembuat Delphi, terus menyempurnakan
Delphi mengikuti perkembangan teknologi yang begitu pesat. Hal ini menjadikan
Delphi sebagai salah satu pilihan utama yang cukup banyak digunakan oleh para
programmer di Indonesia khususnya, sebagai tools dalam proyek pengembangan
software.
Versi
dari Delphi yang digunakan sebagai acuan dari DFN ini adalah Borland Delphi
Versi 7, namun meskipun demikian Anda bisa menggunakan Delphi versi lainnya,
karena relatif hampir sama. Delphi 7 merupakan versi yang cukup stabil bila
digunakan di Windows 98, 2000, XP, bahkan Vista dibandingkan dengan Delphi
Versi lainnya.
B.
Rumusan
Masalah
1. Apa
pengertian Delphi?
2. Apa
kegunaan Delphi?
3. Apa
keunggulan dan kekurangan Delphi?
BAB II
PEMBAHASAN
- Pengertian
Delphi
Delphi adalah suatu bahasa pemograman (development language) yang digunakan
untk merancang suatu aplikasi program. Merupakan suatu bahasa pemrograman yang
menggunakan visualisasi sama seperti bahasa pemrograman Visual Basic (VB).
Namun Delphi menggunakan bahasa yang hampir sama dengan pascal (sering disebut
objeck pascal), sehingga lebih mudah untuk digunakan. Bahasa pemrograman Delphi
dikembangkan oleh CodeGear sebagai divisi pengembangan perangkat lunak milik
embarcadero. Divisi tersebut awalnya milik borland, sehingga bahasa ini
memiliki versi Borland Delphi.
Delphi juga menggunakan konsep yang
berorientasi objek (OOP), maksudnya pemrograman dengan membantu sebuah aplikasi
yang mendekati keadaan dunia yang sesungguhnya. Hal itu bisa dilakukan dengan
cara mendesign objek untuk menyelesaikan masalah. OOP ini memiliki beberapa unsur
yaitu ; Encapsulation ( pemodelan ), Inheritance (Penurunan), Polymorphism
(Polimorfisme).
Awalnya
bahasa pemrograman delphi hanya dapat digunakan di Microsoft Windows, namun
saat ini telah dikembangkan sehingga dapat digunakan juga di Linux dan di Microsoft.NET.
Dengan menggunakan free pascal yang merupakan proyek OpenSource, bahasa
pemrograman ini dapat membuat program di sistem operasi Mac OS X dan Windows CE.
Umumnya
delphi hanya digunakan untuk pengembangan aplikasi dekstop, enterprise berbasis
database dan program - program kecil . Namun karena pengembangan delphi yang
semakin pesat dan bersifat general purpose bahasa pemrograman ini mampu
digunakan untuk berbagai jenis pengembangan software. Dan Delphi juga disebut
sebagai pelopor perkembangan RadTool (Rapid Apllication Development) tahun
1995. Sehinnga banyak orang yang mulai mengenal dan menyukai bahasa pemrograman
yang bersifat VCL (Visual Component Library) ini.
a. Kegunaan Delphi
1. untuk membuat
aplikasi windows
2. Untuk merancang aplikasi
program berbasis grafis
3. Untuk membuat program
berbasis jaringan (client/server)
4. Untuk merancang
program .Net (berbasis internet)
b.
Keunggulan Delphi
1. IDE (Integrated
Development Environment) atau lingkungan
pengembangan aplikasi sendiri adalah
satu dari beberapa keunggulan delphi, didalamnya terdapat menu – menu yang
memudahkan kita untuk membuat suatu proyek program.
2.
Proses Kompilasi cepat, pada saat aplikasi yang kita buat dijalankan pada
Delphi, maka secara otomatis akan dibaca sebagai sebuah program, tanpa
dijalankan terpisah.
3.
Mudah digunakan, source kode delphi yang
merupakan turunan dari pascal, sehingga tidak diperlukan suatu penyesuain lagi.
4.
Bersifat multi purphase, artinya bahasa pemograman Delphi dapat digunakan untuk
mengembangkan berbagai keperluan pengembangan aplikasi.
c.
Kekurangan Delphi
1.
Partial single vendor lock-in (Borland dapat menetapkan standar bahasa,
kompatibilitas yang harus mengikutinya).
2.
Akses pada platform dan library pihak ketiga membutuhkan file-file header yang
diterjemahkan ke dalam bahasa pascal.
3.
Dokumentasi atas platform dan teknik-teknik yang menyertainya sulit ditemukan
dalam bahasa pascal (contoh akses COM dan Win32).
d. Sejarah Borland Delphi
1. Delphi versi 1 (berjalan pada windows 3.1
atau windows 16 bit).
2. Delphi versi 2 (Berjalan pada windows 95 atau
delphi 32 bit).
3. Delphi versi 3 (berjalan pada windows 95 keatas dengan tambahan fitur
internet atau web).
4. Perkembangan selanjutnya diikuti dengan
Delphi versi 4, 5 dan 6.
5.
Versi terkini dari delphi adalah versi 7 dengan tambahan fitur .net dengan
tambahan file XML.
- OOP
(Object Oriented Programming)
OOP
adalah metode pemograman dengan membentuk sebuah aplikasi yang mendekati
keadaan dunia yang sesungguhnya. Hal itu bisa dilakukan dengan cara mendisain
object untuk menyelesaikan masalah.
a.
Tiga
unsur OOP
- Encapsulation
atau pemodelan
Encapsulation adalah konsep penggabungan
data dengan operator. Dalam konsep pemodelan data dan operasi menjadi satu
kesatuan yang disebut object. Encapsulation
juga disebut dengan penyembunyian informasi (information
hiding)
Contoh = ketika kita menyalakan sebuah TV kita tidak tahu
apa yang terjadi dengan proses dan percakapan antar alat yang berhubungan
dengan TV tersebut sehingga mampu menampilkan sebuah gambar.
Atau = ketika
melakukan klik pada subuah object dalam suatu aplikasi program kita
tidak tahu apa yang dilakukan program sehingga ditampilkan hasil yang sesuai.
Catatan = dari
dua contoh kasus tersebut terdapat kesamaan proses mengenai information hiding yang tidak diketahui
oleh user sampai hasil ditampilkan.
- Inheritance
atau penurunan
Inherintance
adalah sebuah object yang dapat diturunkan
menjadi object yang baru dengan tidak menghilangkan sifat asli dari object tersebut.
Contoh
=TV merupakan salah satu media elektronik yang dgunakan untuk menampilkan
gambar dengan tujuan untuk memberikan informasi kepada konsumen. Secara umum TV
memunyai cara kerja yang sama dengan media elektronik yang lain dlam proses
penyampaian informasi, tetapi mempunyai sifat yang unik yang dapat membedakan
dengan media electronik yang ada.
Atau = Dalam
aplikasi program kita sering menggunakan command button, untuk beberapa
perintah yang berbeda.
- Polymorphism
atau Polimorfisme
Polymorphism
merupakan penggunaan berbagai macam object yang berbeda tetapi secara fungsi
bergantung pada satu object sebagai induk, dengan cara pelaksanaan yang berbeda – beda.
Contoh
= TV dan radio adalah media electronik
yang mempunyai sistem yang sama tentang
bagaimana meyebarkan suatu informasi, tetapi cara kerja dari masing – masing
sistem pasti berbeda.
Atau
= Object Simpan dan Update adalah
icon yang berasal dari induk yang sama yaitu , command button tetapi cara kerja
tersebut berbeda – beda.
- Delphi
dan OOP (Object Oriented
Programming)
Secara
default ketika kita merancang suatu aplikasi program, mau tidak mua dan tanpa
kita sadari bahwa kita telah menerapkan OOP, walupun secara teori kita kurang
memahami OOP dalam arti yang sebenarnya.
Contoh
sederhananya adalah ketika kita
merancang suatu form (Tform1) baru,
sadar atau tidak sebenarnya form yang kita aktifkan merupakan turunan dari
Tform sebagai induknya atau ketika kita mengaktikan button pada form merupakan
turunan dari tbutton.
Atau
Contoh
dalam bahasa program adalah sebagai berikut = ketika merancang suatu label di
form secara otomatis delphi akan menuliskan label tersebut dalam jendela code
editor tentang turunan dari label tersebut.
Type
Tform = class(tform)
Label1 = tlabel
End;
- Ide
Delphi
Sebelum
menginstal Software Borland Delphi 7 pada computer, yang harus diperhatikan
dahulu adalah kebutuhan minimal system computer untuk bisa diinstall software
ini :
Processor
Intel Pentium 166 MHz atau yang lebih tinggi namun disarankan minimal P2 400
MHz, penggunaan processor selain Intel juga bisa asalkan dengan kemampuan
setara.
Sistem
Operasi Windows 98, 2000, XP
Space
harddisk yang dibutuhkan untuk full install adalah 475 MB (Enterprise Edition)
RAM
256 MB
CD-ROM
Drive
VGA
atau resolusi monitor yang tinggi
Mouse
atau alat penunjuk digital lainnya
Kalau
sudah maka kita jalankan file Install.exe pada CD Distribusi Borland Delphi 7.
a. langkah – langkah mengaktifkan
Delphi
IDE
(Integrated Development Environment) yaitu sebuah lingkungan pengembangan yang
terintegrasi, istilah IDE popular untuk menyebut software-software bahasa
pemrograman dimana proses pengembangan programmnya mulai dari koding, designing
dan debugging dilakukan pada satu framework atau pada satu aplikasi yang
terintegrasi.
Delphi
memiliki lingkungan pengembangan yang terpadu atau IDE (Integrated Development
Environment), artinya untuk membuat sebuah program mulai dari perancangan
desainnya hingga kompilasi programnya, kita cukup menggunakan satu interface
Delphi.
Untuk
menjalankan IDE Delphi, melalui :
a. Klik start
b. pilih program Files
c. pilih Borland Delphi
d. pilih dan klik
Delphi 7
Maka
akan muncul tampilan IDE Delphi seperti pada Gambar dibawah ini. IDE Delphi
tersebut terbagi menjadi tujuh bagian utama, yaitu : Menubar, Toolbar,
Component Palette, Form Designer, Code Explorer, Object Treeview dan Object
Inspector
b. Jendela Utama Delphi
Gambar 1 Jendela Utama Delphi
c. Bagian – bagian dari Jendela Delphi
1.
Object
Tree View
Merupakan
sebuah diagram pohon yang menggambarkan hubungan logis menghubungkan semua
komponen yang terdapat dalam suatu proyek program. Komponen tersebut meliputi
form, modul atau frame. Fungsinya digunakan untuk menampilkan seluruh daftar
komponen program dalm sebuah aplikasi program sesuai dengan penempatnnya.
Gambar 2 Jendela Object Tree View
2.
Object
Inspector
Merupakan
jendela yang digunakan utnuk mengatur tampilan komponen pada form, misal
bagaimana mengubah tulisan button pada command button menjadi Simpan, atau
menghapus tulisan pada label dan mengganti nama menjadi Nama Mahasiswa atau
memberikan perintah tertentu pada sebuah komponen sehingga ada interaksi ketika
program dijalankan.
Secara Umum Object Inspector terbagi menadi 2, yaitu =
a.
Properties
Digunakan
untuk mengatur tampilan pada sebuah komponen baik itu meliputi penggantian
nama, warna, jenis huruf, border dan lain –lain.
Gambar 3 Jendela Inspector (properties)
b. Events
Merupakan
jendela properties yang digunakan untuk memberikan fungsi yang lebih detail
dari fungsi sebenarnya. Misalnya ketika tombol Simpan di klik maka program akan
menjalankan perintah penyimpanan data. Dari kalimat tersebut ada event clik
untuk mengeksekusi sebuah tombol simpan. Perintah event clik tersebut dapat
diberikan melalui jendela events.
Gambar
4 Jendela Events pada Object Inspector
3.
Form Designer
Merupakan
tempat yang digunakan untuk merancang semua aplikasi program yang diambil dari
komponen pallete.
4.
Component
Pallete
Merupakan kumpulan icon yang digunakan untuk merancang
suatu aplikasi pada untuk membentuk
sebuah aplikasi user interface.
Dalam
komponen pallete semua icon dikelompokan dalam berbagai komponen sesuai dengan
fungsi dan kegunaannya.
Gambar 6 Jendela Komponen Pallete
|
No
|
Icon
|
Name
|
Fungsi
|
|
1
|
|
Pointer
|
Mengembalikan fungsi mouse ke
defaultnya
|
|
2
|
|
Frame
|
Membentuk suatu frame terhadap obyek
yang ada didalamnya
|
|
3
|
|
Main menu
|
Membuat menu Utama
|
|
4
|
|
Popup Menus
|
|
|
5
|
|
Label
|
Hanya untuk menampilkan Teks
|
|
6
|
|
Edit
|
Untuk menampilkan dan input data (1 baris)
|
|
7
|
|
Memo
|
Sama seperti edit tetapi mempunyai
kapasitas lebih besar (lebih dari 1 baris)
|
|
8
|
|
Button
|
Digunakan untuk melakukan eksekusi
terhadap suatu proses
|
|
9
|
|
Checkbox
|
Digunakan untuk menentukan pilihan
lebih dari satu
|
|
10
|
|
Radio Button
|
Digunakan untuk menentukan pilhan,
tetapi hanya satu pilhan yang bisa digunakan
|
|
11
|
|
List Box
|
Menmpilkan pilihan dalam bentuk list
|
|
12
|
|
Combo Box
|
Menampilkan pilihan dalam bentuk popup
|
|
13
|
|
Scroll Bar
|
Merupakan icon yang berupa baris
status
|
|
14
|
|
Group Box
|
Digunakan untuk mengelompokan suatu
icon
|
|
15
|
|
Radio Group
|
Digunakan untuk mengelompokan pilihan
|
5.
Code
Editor
Bagian
dari delphi yang digunakan untuk menuliskan kode program. Pada bagian code
editor terdapat 3 bagian utama yaitu =
bagian paling kiri yang berisi berupa
angka menunjukan baris dan kolom.
Keterangan modified menunjukan bahwa
telah terjadi modifikasi terhapap baris program. Dan paling kanan menunjukan
status keyboard tentang tombol insert
atau over write.
6.
Code
Explorer
Jendela
yang digunakan untuk menampilkan seluruh variabel, type, dan rountine yang
didefinisikan pada sebuah unit.
Gambar 8 Jendela Code Explorer
7.
Code
Diagram
Merupakan
fasilitas pada delphi yang digunakan untuk mendesain sebuah diagram atas
komponen – komponen yang digunakan dalam seatu rancangan aplikasi.
Gambar 9 Jendela Code Diagram
d. Projek Delphi
1. File Project
File
ini disimpan dengan ber-ekstenion .dpr. File ini berisi informasi mengenai seluruh proyek program.
Berikut ini adalah salah satu contoh bentuk isi file project:
program Project1;
uses
Forms,
Unit1 in 'Unit1.pas' {Form1};
{$R *.RES}
begin
Application.Initialize;
Application.CreateForm(TForm1, Form1);
Application.Run;
end.
Sepertinya secara sekilas
strukturnya mirip dengan Pascal?? Lha iya emang mirip Pascal, karena basic dari
bahasa Delphi adalah Pascal. Perintah Unit1 in
'Unit1.pas' {Form1}; bermakna bahwa
dalam PROJECT1 terdapat satu buah form dengan nama formnya adalah FORM1. Dalam
FORM1 memiliki file unit dengan nama UNIT1.PAS.
Perintah yang sama akan muncul kembali apabila terdapat form dan unit yang
lebih dari satu pada PROJECT1.
2. File Unit
File
ini merupakan kumpulan dari barisan kode
program yang terdapat di jendela code editor, baik itu yang dituliskan oleh
progremmer maupun oleh system. Extention file ini adalah . pas
File
Unit dibagi menjadi 2
a.
Bagian Interface
Barisan
ini dimulai dari kata Interface (setelah nama unit), berisi seluruh deklarasi
variabel, tipe data object maupun deklarasi tambahan.
b.
Bagian Implementation
Dimulai
dari kata kunci implementation dan diakhiri dengan kata end. Fungsi digunakan untuk menuliskan kode program sebagai bagain
dari interaksi antar komponen ataupun dengan user.
Berikut ini adalah salah satu
contoh isi dari file unit:
unit Unit1;
interface
uses
Windows, Messages, SysUtils,
Classes, Graphics, Controls,
Forms, Dialogs;
type
TForm1 = class(TForm)
Button1: TButton;
procedure Button1Click(Sender: TObject);
private
{ Private declarations }
public
{ Public declarations }
end;
var
Form1: TForm1;
implementation
{$R *.DFM}
<----- tempat menuliskan
event-event -------->
end.
3. File Form
Berisi
tentang seluruh informasi yang ada kaitannya dengan form yang dibuat, meliputi
tinggi, lebar, pososi form atau tentang komponen didalmnya. Penggunaan file ini
tidak dianjurkan karena untu pengaturan sudah disediakan object inspector sebagai media pengaturan semua komponen.
Berikut ini adalah contoh isi
file *.dfm
object Form1: TForm1
Left = 192
Top = 107
Width = 544
Height = 375
Caption = 'Form1'
Color = clBtnFace
Font.Charset = DEFAULT_CHARSET
Font.Color = clWindowText
Font.Height = -11
Font.Name = 'MS Sans Serif'
Font.Style = []
OldCreateOrder = False
PixelsPerInch = 96
TextHeight = 13
object Button1: TButton
Left = 120
Top = 16
Width = 75
Height = 25
Caption = 'Button1'
TabOrder = 0
OnClick = Button1Click
end
end
File tersebut menginformasikan
tentang properti yang dimiliki oleh suatu file unit atau suatu form. Dalam file
di atas tampak bahwa terdapat 2 buah obyek dalam suatu form/unitm yaitu obyek
form itu sendiri dan obyek yang kedua adalah tombol (button).
Contoh Program :
1.a. Design form b.
Form Setelah di Run
Gambar
10 Contoh Hasil Program
- Design
Properties
|
Object
|
Name
|
Caption
|
|
Label 1
|
Label 1
|
-
|
|
Label 2
|
Label 2
|
-
|
|
Label 3
|
Lnama
|
-
|
|
Label 4
|
Lalamat
|
-
|
|
Button1
|
Btampil
|
&Tampil
|
|
Button2
|
Bbersih
|
&Bersih
|
|
Button3
|
Bclose
|
&Close
|
|
Form 1
|
Form1
|
Salam Kenal
|
- Listing
Program
unit
COBA;
interface
uses
Windows, Messages, SysUtils, Variants,
Classes, Graphics, Controls, Forms,
Dialogs, StdCtrls;
type
TForm1 = class(TForm)
GroupBox1: TGroupBox;
Label1: TLabel;
lnama: TLabel;
Label3: TLabel;
lalmt: TLabel;
Label5: TLabel;
eumur: TEdit;
btampil: TButton;
bbersih: TButton;
bclose: TButton;
Label2: TLabel;
procedure btampilClick(Sender: TObject);
procedure FormCreate(Sender: TObject);
procedure bbersihClick(Sender: TObject);
procedure bcloseClick(Sender: TObject);
private
{ Private declarations }
public
{ Public declarations }
end;
var
Form1: TForm1;
implementation
{$R
*.dfm}
procedure
TForm1.btampilClick(Sender: TObject);
begin
lnama.Caption
:='Uzumaki Naruto';
lalmt.Caption
:='Jl.Konoha no 30';
eumur.Text
:='12';
end;
procedure
TForm1.FormCreate(Sender: TObject);
begin
label1.Caption
:='Nama Saya';
label3.caption:='Alamat';
label5.Caption
:='Umur';
end;
procedure
TForm1.bbersihClick(Sender: TObject);
begin
lnama.Caption
:='';
lalmt.Caption
:='';
eumur.Text
:='';
end;
procedure
TForm1.bcloseClick(Sender: TObject);
begin
close;
end;
end.
BAB
III
PENUTUP
Dari
Uraian pengenalan Program Delphi di atas penulis dapat mengambil kesimpulan
bahwa program Delphi adalah
sebuah IDE Compiler untuk bahasa
pemrograman Pascal dan lingkungan pengembangan perangkat lunak yang digunakan
untuk merancang suatu aplikasi program. Seperti untuk membuat
aplikasi windows, Untuk merancang aplikasi program berbasis grafis, Untuk
membuat program berbasis jaringan (client/server), Untuk merancang program .Net (berbasis internet). Dengan keunggulan
yaitu mempunyai menu yang mudah digunakan, proses kompilasi cepat dan multi
purphase. Selain itu kekurangannya meliputi Partial single vendor lock-in
(Borland dapat menetapkan standar bahasa, kompatibilitas yang harus mengikutinya),
Akses pada platform dan library pihak ketiga membutuhkan file-file header yang
diterjemahkan ke dalam bahasa pascal,serta dokumentasi atas platform dan
teknik-teknik yang menyertainya sulit ditemukan dalam bahasa pascal (contoh
akses COM dan Win32).